THE EFFECTS OF PROSEDURAL JUSTICE AND EVALUATIVE STYLES ON THE RELATIONSHIP BETWEEN BUDGETARY PARTICIPATION AND PERFORMANCE
(PENGARUH PROSEDUR HUKUM DAN GAYA EVALUATIF PADA HUBUNGAN ANTARA PARTISIPASI ANGGARAN DAN KINERJA)
Chong M. Lau and
Edmond W. Lim
Pengantar
Penelitian ini
membahas tentang bagaimana efek keadilan prosedural dan gaya evaluasi pada hubungan
antara partisipasi anggaran dan kinerja. Lind
and Tyler (1988) yang menyimpulkan bahwa keadilan prosedural itu mempengaruhi
kinerja secara langsung maupun tidak langsung. Evaluasi sistem
kinerja organisasi melibatkan program dan persepsi bawahan mengenai keadilan
prosedural yang dengan rumitnya dihubungkan pada efek perilaku dan kinerja
bawahan.
Lau & Lim (2002) menyatakan
bahwa untuk memeriksa
interaksi keadilan prosedural dengan partisipasi dan tekanan anggaran untuk
mempengaruhi kinerja bawahan. Secara spesifik menyelidiki efek dari partisipasi
anggaran pada kinerja bawahan lebih kuat ketika keadilan prosedural rendah.
Selain itu juga menyelidiki bahwa efek tersebut hanya pada saat situasi tekanan
anggaran yang tinggi. Usulan ini terbagi menjadi 3 interaksi antara partisipasi
anggaran, keadilan prosedural, dan tekanan anggaran mempengaruhi kinerja manajerial.
Sampai sekarang, hubungan ketiganya belum pernah dibahas sebelumnya.
Gaya evaluatif pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa jika bawahan
dievaluasi oleh anggaran dengan penekanan gaya evaluatif tinggi, maka partisipasi anggaran juga tinggi sebelum peningkatan kinerja dapat dicapai.
Penelitian ini mengusulkan bahwa keadilan prosedural dapat mempengaruhi hubungan
antara penekanan anggaran, partisipasi dan kinerja manajerial. Secara
khusus, penelitian ini
bertujuan mengetahui efek positif dari partisipasi anggaran
terhadap kinerja manajerial dalam situasi penekanan anggaran yang tinggi dan tergantung pada sejauh mana keadilan prosedural. Selain itu, menyelidiki efek moderasi hanya ditemukan di situasi
penekanan anggaran tinggi bukan dalam situasi
penekanan anggaran yang rendah.
Hal ini menunjukkan adanya pengaruh interaksi tiga arah yang signifikan antara penekanan anggaran, partisipasi anggaran, dan keadilan prosedural terhadap kinerja manajerial.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode
pengisian kuesioner. Terdiri dari tujuh puluh perusahaan manufaktur,
masing-masing mempekerjakan lebih dari 100 karyawan. Kuesioner dikirimkan
kepada 200 kepala fungsional. Dari 200 kuesioner hanya 83 yang bisa diproses,
sebagian ada yang tidak merespon dan juga ada yang tidak valid. Dalam rangka
untuk memastikan apakah bias non response
ada, t -test dilakukan untuk masing-masing variabel yang digunakan dalam
penelitian ini dengan memisahkan sampel menjadi dua bagian, pertama terdiri
dari 50% tanggapan dan babak kedua yang terdiri dari 50% tanggapan terakhir yang
diterima
Hipotesis
yang diuji dalam penelitian ini adalah:
a. Dalam situasi penekanan anggaran yang tinggi, terdapat
secara signifikan dan interaksi dua arah yang negatif antara partisipasi
anggaran dan keadilan prosedural yang mempengaruhi kinerja manajerial.
Partisipasi anggaran lebih efektif dalam meningkatkan kinerja manajerial dalam
situasi keadilan prosedural yang rendah dari pada dalam situasi keadilan
prosedural yang tinggi.
b. Dalam situasi penekanan anggaran yang rendah,
partisipasi anggaran dan keadilan prosedural tidak saling berinteraksi untuk
mempengaruhi kinerja manajerial.
Kerangka
konseptual penelitian adalah sebagai berikut:
Three-Way
Interaction Among Participation, Prosedural Justice and Budget Emphasis Affecting Performance.
Kesimpulan
Jadi hasil penelitian ini menunjukkan
interaksi dua arah yang signifikan dan negatif antara keadilan prosedural dan partisipasi anggaran yang mempengaruhi kinerja manajerial untuk situasi
penekanan anggaran yang tinggi. Dengan kata lain, hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa efek tidak digeneralisasikan dengan situasi penekanan anggaran rendah.
Studi
pada gaya evaluatif pengawasan sering menekankan pentingnya partisipasi anggaran bawahan untuk meningkatkan kinerja manajerial. Secara khusus,
para peneliti berpendapat bahwa dalam situasi penekanan anggaran yang tinggi, maka partisipasi anggaran yang tinggi diperlukan sebelum
perbaikan kinerja dicapai. Penelitian ini mengusulkan
bahwa persepsi keadilan prosedural bawahan dapat mempengaruhi efektivitas. Oleh karena itu, kebutuhan ini berpartisipasi dalam
proses pengaturan anggaran. Secara khusus pula,
untuk bawahan, yang merasa keadilan prosedural menjadi tinggi, anggaran partisipasi
mungkin tidak menjadi faktor penting untuk meningkatkan kinerjanya. Sebaliknya, yang merasa keadilan
prosedural menjadi rendah, partisipasi anggaran yang tinggi dapat menjadi
faktor penting untuk meningkatkan kinerjanya.
Harapan ini
didukung oleh hasil penelitian, bahwa pengaruh interaksi dua arah signifikan dan
negatif antara prosedural keadilan dan partisipasi yang terhadap kinerja
manajerial untuk situasi penekanan anggaran tinggi. Hasil penelitian juga
menunjukkan bahwa efek ini tidak digeneralisasikan dengan situasi penekanan anggaran rendah.
Hasil
penelitian ini memiliki implikasi penting. Dari
perspektif praktis, dapat membantu manajemen puncak dalam desain dan implementasi lebih pada sistem kontrol yang efektif dan efisien.
Mengingat keterlibatan bawahan dalam proses pengaturan anggaran dapat menjadi proses yang memakan waktu dan biaya yang besar, itu harus didorong
hanya dalam situasi di mana keterlibatan bawahan bermanfaat
bagi organisasi. Selain itu, kesadaran bahwa keadilan prosedural yang tinggi mengurangi kebutuhan untuk partisipasi anggaran yang tinggi dapat mendorong manajemen puncak untuk mengadopsi lebih adil prosedur organisasi sebagai pengganti partisipasi anggaran yang tinggi. Namun demikian, Seperti studi empiris lain, penelitian ini mempunyai keterbatasan. Pertama, ada keterbatasan yang terkait dengan metode kuesioner survei. Kedua, penelitian ini telah terkonsentrasi hanya pada sektor manufaktur, generalisasi hasil industri lain harus dilakukan dengan hati-hati. Meskipun terdapat keterbatasan dalam penelitian ini, tapi penelitian ini memperluas penelitian dari penelitian sebelumnya pada keadilan prosedural ke area penting dari pengawasan gaya evaluatif dengan memasukkan dan mengevaluasi sistematis dampak dari keadilan prosedural dalam kinerja model gaya evaluatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar