Tampilkan postingan dengan label data Lap Keu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label data Lap Keu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2016

MUDAH MEMAHAMI PERBEDAAN ICMD, LAPORAN KEUANGAN, ANNUAL REPORT



Banyak kalangan, termasuk peneliti, akademisi bahkan masyarakat umum masih bingung untuk membedakan antara ICMD (Indonesia Capital market Directory), laporan keuangan, dan Annual Report. Justru banyak kalangan menganggap ketiganya adalah hal yang sama. Itu sebenarnya tidak salah karena secara fungsi memang hampir sama, yakni sebagai alat pertanggungjawaban manajemen kepada stakeholder dan menarik perhatian investor, namun secara penyajian ada perbedaaa yang signifikan. Berikut ulasannya:
1.        ICMD (Indonesia Capital market Directory)
ICMD diterbitkan oleh ECFIN secara periodik setiap tahun dan dijual kepada para pemerhati Bursa saham di Indonesia. Akan tetapi memang tidak semua informasi perusahaan termuat dalam ICMD, misalnya nilai penyusutan atau nilai arus kas perusahaan. Jadi jika ingin memperoleh gambaran lebih lengkap, mau tidak mau memang harus melihat laporan keuangan atau laporan tahunan. Akan tetapi, untuk ringkasan kinerja perusahaan, memang ICMD sangat membantu karena sudah disusun secara baik.
ICMD berisi tentang ringkasan kinerja perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Satu perusahaan diringkas menjadi 2 halaman, biasa disebut halaman kiri dan kanan. Di halaman kiri, termuat financial statement, atau ringkasan rasio keuangan suatu perusahaan dalam tiga tahun terakhir. Sedangkan di halaman kanan, berisi data pelengkap seperti nama direksi atau komisaris, jumlah saham beredar, kebijakan perusahaan dan beberapa data penting lainnya.
ICMD disusun oleh lembaga Institure for Economics and Financials Research ( lembaga penelitian, penerbitan, konsultasi, dan penyelenggara event di bidang ekonomi-keuangan), yang berisi: Klasifikasi perusahaan; Rangking berdasarkan industri; Sejarah listing; dan Lainnya ( Obligasi, Pendukung pasar modal, Kustodian, Biro Administrasi Efek, Konsultan hukum, Reksadana, Akuntan publik, Perusahaan sekuritas, dan Wali Amanat

2.        Laporan keuangan (Audit)
Laporan keuangan menyajikan informasi yang relevan untuk periode keuangan saat ini dengan komparatif angka dari tahun sebelumnya untuk menggambarkan bagaimana kinerja keuangan dan apakah posisi perusahaan telah berubah.
Laporan keuangan dibuat oleh emiten (perusahaan publik) sebagai kewajiban, yang beisi: Laporan Auditor Independen, Neraca konsolidasi, Laporan laba rugi konsolidasi, Laporan perubahan ekuitas konsolidasi, Laporan arus kas konsolidasi, Catatan atas laporan keuangan konsolidasi, dan Daftar informasi tambahan (Sejarah perusahaan).
Laporan keuangan juga diartikan semacam laporan perusahaan dalam meberikan informasi kepada para pemegang saham, pemberi pinjaman, serta analis dan karyawan, dengan memberikan informasi tentang kinerja keuangan dan posisi keuangan perusahaan. Ini juga merupakan salah satu sarana bagi Direksi untuk meminta saran serta pandangan pada para pemegang saham tentang bagaimana bisnis telah dilakukan
dalam tahun berjalan. Laporan keuangan juga menginformasikan kepada para pemegang saham tentang bagaimana Direksi telah menjalankan tanggungjawabnya terhadap perusahaan. Laporan keuangan terdiri dari empat hal utama, yakni: Sebuah laporan laba rugi komprehensif, Laporan posisi keuangan, Laporan perubahan ekuitas, dan Pernyataan arus kas.


3.        Annual Report (Laporan Tahunan)
Annual report adalah alat pertanggungjawaban manajemen kepada stakeholder. Kemampuan laporan tersebut untuk dibaca (readability) dan dipahami (understandability). Readability adalah kemampuan pembaca untuk memberikan arti pada pesan yang tercetak dan melengkapi tindakan komunikasi yang diajukan, sedangkan understandability meliputi dua hal yaitu panjang kata (word length) dan panjang kalimat (sentences length). Understandability memfokuskan pada pembaca dan tergantung (dipengaruhi) latar belakang pembaca, pengetahuan pembaca sebelumnya, tujuan, minat dan kemampuan membaca secara umum. Di lain sisi, kemampuan dibaca (readability) memfokuskan pada teks dan tidak berkaitan dengan karakteristik pembaca. Masalah lain yang muncul dalam understandability adalah munculnya fiksasi fungsional. Di samping penggunaan laporan tahunan untuk pengambilan keputusan investasi, alternatif untuk meningkatkan komunikasi yang efektif adalah ringkasan laporan tahunan (summary annual report-SAR) yaitu laporan tahunan dalam bentuk yang lebih ringkas yaitu dengan menghilangkan atau memperpendek detil yang ada pada laporan tahunan tradisional auditan.
Annual report juga dikatakan sebagai dokumen komunikasi formal yang meliputi informasi kuantitatif (laporan keuangan), naratif, foto, dan grafik. Selain itu, laporan tahunan ini berisi tentang sejarah perusahaan, status keuangan, serta arah pengembangan yang diinginkan. Dengan laporan tahunan, perusahaan (manajemen) mengkomunikasikan hasil operasinya kepada stakeholder.
Annual report ini dibuat oleh emiten (perusahaan publik) sebagai kewajiban, yang merupakan laporan perkembangan dan pencapaian yang berhasil diraih organisasi dalam setahun. Isi dari laporan tahunaun tersebut mencakup laporan keuangan dan prestasi akan kinerja organisasi selama satu tahun, yang berisi: Pendahuluan (Sejarah; Ikhtisar data keuangan; Ikhtisar saham; Laporan presiden komisaris; Laporan presiden direktur), Tinjauan bisnis, Tinjauan tata kelola perusahaan, Tinjauan keuangan, dan Data perusahaan.
Berdasarkan uraian di atas sangat terlihat perbedaan yang mendasar antara ICMD, Laporan Keuangan, dan Laporan Tahunan. Bisa pertanyaan yang muncul dari para akademisi ketika membutuhkan Data Laporan Keuangan perusahaan untk penelitiannya adalah “data apa yang saya gunakan”? secara sederhana kebutuhan tersebut dapat dibedakan jika penelitian variabelnya hanya membutuhkandata kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio keuangan, cukup menggunakan data ICMD atau laporan keuangan. Jika melibatkan variabel yang rumit samapi pada data non profit (tak berwujud) seperti laporan sosial perusahaan (CSR), data Struktur Capital, dan sejenisnya maka data ang dibutuhkan adalah Annual Report karena lebih detail mengungkapkan seluk beluk perusahaan.

Demikian, semoga bermanfaat!!!
Diolah dari berbagai sumber.

Sabtu, 27 Agustus 2016

CARA INPUT DATA LAPORAN KEUANGAN



Bagi penelitian Tugas Akhir yang berhubungan dengan data laporan keuangan, baik ICMD, Annual Report, maupun laporan keuangan, hal yang paling sulit adalah input data laporan keuangan. Input laporan keuangan membutuhkan ketelitian, ketepatan, dan kecermatan dalam memasukkan angka dari indikator/rasio/variabel yang digunakan. Kasus yang sering terjadi adalah ketika data diolah ke program SPSS atau sejenisnya, hasilnya tidak relevan dengan fakta/teori yang ada. Hal ini terjadi karena salah dalam menginput data (salah memasukkan angka yang tertera di laporan keuangan). Satu angka salah maka akan berdampak fatal dalam hasil pengolahannya nanti.
Ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam menginput data laporan keuangan di Excel: 
1.  Perhatikan jumlah sampel yang digunakan
2. Perhatikan rentang waktu pengamatan
3. Perhatikan variabel yang digunakan harus relevan dengan data laporan keuangan
4. Cara menginput data laporan keuangan yang benar di Excel

Masing-masing akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut:

Perhatikan jumlah sampel yang digunakan dan rentang waktu pengamatan
Dalam penelitian menggunakan data laporan keuangan yang go public, sampel ada namanya data time series dan data panel. Secara sederhana, data time series adalah data yang memiliki rentang periode (ex: 2010-2015). Sementara data panel adalah data yang terperinci dengan tidak hanya satu area/wilayah/perusahaan tapi terpeceh dengan beberapa bagian, misal menggunakan penelitian data wilayah Jawa Timur tapi per-kabupaten atau data penelitian per-subssektor dan dan sebagainya.
Hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah sampel tidak dihitung dari jumlah perusahaan saja tapi juga dikaitkan dengan rentang waktu (periode) tahun pengamatan penelitian serta kriteria yang ditentukan.
Misalnya:
Teknik pengambilan sampel (sampling) yang digunakan adalah teknik pengambilan sampel nonprobabilitas, yaitu teknik pengambilan sampel di mana setiap elemen dari populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel (Silalahi, 2009:259). Teknik nonprobabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah judgement sampling (teknik pengambilan sampel pertimbangan), yaitu pemilihan sampel yang sesuai dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti, yaitu:
1.       Himpunan data berdasarkan laporan keuangan bank umum konvensional yang terdaftar di Bank Indonesia.
2.      Perusahaan perbankan yang terdaftar tidak melakukan merger dan akuisisi. Hal ini bertujuan agar hasil perhitungan manajemen risiko dapat dibandingkan antara tahun yang satu dengan tahun yang lain.
3.      Perusahaan perbankan yang mempublikasikan laporan tahunan berturut-turut selama 4 tahun sesuai dengan periode penelitian yaitu pada tahun 2009-2012. Mengambil sample selama 4 tahun karena tahun-tahun tersebut merupakan tahun terbaru, dimana informasi yang didapat terbilang baru.
4.      Bukan merupakan bank asing. Tidak dilibatkannya bank asing dalam penelitian ini karena Bank Asing masih dinilai minim dalam penyaluran kredit, sehingga tidak relevan dengan variabel yang digunakan dalam penelitian.
5.      Bukan merupakan bank  syari’ah. Tidak dilibatkannya bank syari’ah karena prosedur manajemen risiko yang dilakukan tidak sama dengan bank konvensional sebagaimana yang diterapkan pada penelitian ini.
Sampel yang digunakan adalah seluruh perusahaan perbankan yang go public dan terdaftar di Bank Indonesia dan  perusahaan yang un go public. Karena perusahaan perbankan yang un go public memikili karakteristik yang sama dengan perusahaan perbankan yang go public dimana aktivitas operasional perusahaan adalah dalam hal investasi dan pemberian kredit yang juga berpotensi mengalami masalah kredit macet dan likuidasi, sehingga kedua jenis bank tersebut memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel.
Dengan kriteria tersebut, bagaimana cara menentukan sampelnya? Tahapan yang harus kita lakukan adalah:
a. Mendata/memasukkan seluruh daftar bank yang diamati 
b. Melakukan penyaringan sampel seperti contoh berikut:
Tabel Penyaringan Sampel:




No
Karakteristik
2009
2010
2011
2012
1
Jumlah Bank Persero
4
4
4
4
2
Jumlah BPD
26
26
26
26
3
Jumlah Bank Campuran
16
15
14
15
4
Jumlah Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) Devisa
34
36
36
36
5
Jumlah Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) Non Devisa
31
30
30
30
6
Jumlah Bank Asing
10
10
10
10
Jumlah Bank
121
122
120
121
Jumlah Bank Umum Konvensional
115
111
109
110
Jumlah Bank Syariah
11
11
11
11

Jumlah BPD
26
26
26
26
Jumlah Bank (Tanpa Bank Asing dan Bank Syariah)
104
101
99
100
Jumlah Tanpa BPD
78
75
73
74

Perhatikan variabel yang digunakan harus relevan dengan data laporan keuangan

Setelah dilakukan penyaringan data maka perlu menginput variabel yang diamati. Jika variabel yang diamati menggunakan rumus formulasi maka perlu dipecah dulu masing-masing pengukuran dalam rumus yang digunakan. Setelah itu, ditempatan variabel pada kolom selanjutnya dengan kolom yang sudah disesuaikan perhitngan berdasarkan rumusnya.

Cara menginput data laporan keuangan yang benar di Excel

Cara menginput data laporan keuangan di excel harus benar karena itu akan menjadi barometer dalam menganalisa selanjutnya dengan program aplikasi statistik (SPSS, Eviews, dll). Cara input yang benar harus memperhatikan varibel dan indikator rasio yang digunakan.
Misal:
Perhitungan rasio CAR menurut Rivai (2007) adalah sebagai berikut:
          
 
Keterangan:
CAR     : Capital Adequacy Ratio (Rasio Kecukupan Modal)
Modal   : Jumlah ekuitas bank, berada pada laporan posisi keuangan konsolidasian
ATMR :  Aktiva Tertimbang Menurut Risiko, yang berada pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian, yang terdapat di bagian manajemen modal.

Berdasarkan contoh tersebut jika ingin menginput CAR maka yang diinput pertama adalah Modal dulu, lalu ATMR dan akumulasi perhitungan menjadi CAR (Contoh forma input data Laporan Keuangan Excel hubungi Kami)

Semoga Bermanfaat!!!